Analisis Keanekaragaman Jenis dan Status Konservasi Burung di Wana Wisata Bedengan
DOI:
https://doi.org/10.63296/jgh.v5i1.80Abstract
Burung berperan penting sebagai penyerbuk, penyebar biji, pengendali hama, dan indikator kesehatan lingkungan, serta sensitif terhadap perubahan habitat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan status konservasi burung di lahan agroforestri (perpaduan tanaman pertanian dan pepohonan) dan non-agroforestri (lahan pertanian intensif atau non-kehutanan) di Wana Wisata Bedengan, serta menganalisis perbedaan keanekaragaman jenis burung antara kedua tipe habitat tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Wana Wisata Bedengan, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Mei–Juni 2025, menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener dan dibandingkan antara habitat agroforestri dan non-agroforestri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman jenis burung pada lahan agroforestri (H' = 3,03) lebih tinggi dibandingkan lahan non-agroforestri (H' = 2,0936), dan perbedaan tersebut signifikan secara statistik (p < 0,05). Mayoritas spesies yang ditemukan berstatus Least Concern, namun keberadaan beberapa spesies yang dilindungi dan berstatus Rentan (Vulnerable) menunjukkan pentingnya upaya konservasi di kawasan tersebut.
Keywords:
keanekaragaman jenis burung, perbedaan, status konservasiDownloads
References
Agustina, D. W., Khoirunnisa, W., Anzila, I., & Retnaningdyah, C. (2018). The Difference of Macro-Benthic Diversity in Riparian Vegetation and less Vegetation Area. Plant and Animal Research Journal, 1(2) : 51-56.
Bhagwat, Shonil & Willis, Katherine & Birks, Harry & Whittaker, Robert. (2008). Agroforestry: A refuge for tropical biodiversity?. Trends in ecology & evolution. 23. 261-7. 10.1016/j.tree.2008.01.005.
Betts, M., Yang, Z., Hadley, A., Smith, A. C., Rousseau, J. S., Northrup, J. M., Nocera, J., Gorelick, N., & Gerber, B. (2022). Forest degradation drives widespread avian habitat and population declines. Nature Ecology & Evolution, 6, 709 - 719.
Bibby, C. J., Burgess, N. D., & Hill, D. A. (2005). Bird Census Techniques. London: Academic Press.
Edo, M., Entling, M., & Rösch, V. (2023). Agroforestry supports high bird diversity in European farmland. Agronomy for Sustainable Development, 44.//doi.org/10.1007/s13593-023-00936-2
Imron, M., Campera, M., Bihad, D. A., Rachmawati, F. D., Nugroho, F., Budiadi, B., Wianti, K. F., Suprapto, E. S. M., Nijman, V., & Nekaris, K. (2022). Bird Assemblages in Coffee Agroforestry Systems and Other Human Modified Habitats in Indonesia. Biology, 11.
Perfecto, Ivette & Vandermeer, John. (2010). The agroecological matrix as alternative to the land-sparing/agriculture intensification model. Proceedings of the National Academy of Sciences. 107. 5786-5791. 10.1073/pnas.0905455107.
Yahya, M., Atikah, S. N., Mukri, I., Oon, A., Hawa, A., Sanusi, R., Norhisham, A. R., Lechner, A., & Azhar, B. (2023). Potential of agroforestry orchards as a conservation set-aside initiative in industrial rubber tree and oil palm plantations for avian biodiversity. Biodiversity and Conservation, 32 , 2101-2125
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alfonsus Dappa, Poegoeh Prasetyo Rahardjo, Yani Quarta Mondiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









